Mengatasi | Pengikatan tuba fallopi | Promil

bagian tuba fallopi


Pengikatan tuba falopi (saluran telur yang menghubungkan ovarium / indung telur dengan uterus / rahim) merupakan tindakan sterilisasi yang disebut tubektomi.

Pada kasus ini dilakukan prosedur tubektomi berupa  BTL (Bilateral Tube Ligation) yaitu pengikatan kedua tuba falopi (kanan dan kiri) sehingga menghalangi sel telur masuk ke dalam rahim dan bertemu dengan sel sperma.

Tindakan BTL sendiri memiliki beberapa risiko komplikasi seperti ::

1. Infeksi

2. Nyeri panggul

3. Kerusakan dan gangguan organ di sekitarnya seperti usus dan kandung kemih.

4. Kehamilan ektopik / kehamilan di luar kandungan.

Selain itu seiring dengan pertambahan usia maka kondisi organ rahim / uterus juga semakin menua dan lemah, apalagi riwayat 3 kali persalinan dengan sectio cesar (pembedahan) akan mempengaruhi kualitas elastisitas dinding rahim.

Elastisitas dan kondisi dinding rahim / uterus dipengaruhi oleh salah satu kandungan protein yang paling tinggi pada dinding rahim adalah kolagen.


Pada wanita yang telah melakukan BTL, potensi kehamilan tetap dapat terjadi dengan melakukan beberapa tindakan ::

1. Operasi penyambungan saluran telur yang sebelumnya telah diikat yang disebut Tubal Reversal Surgery, yaitu operasi untuk mengembalikan patensi tuba (saluran penghubung kembali berfungsi).  Tindakan operasi bertujuan untuk membuka kembali saluran / tuba atau tuba reanastomosis. Pada kasus ini usia 38 tahun masih memiliki potensi keberhasilan yang tinggi. Namun harus secepatnya dilakukam karena saat usia 40 tahun tim dokter biasanya akan menghindari tindakan ini.

2. Penggunaan nutrisi penunjang yang efektif untuk menjaga dan mengoptimalkan kondisi dinding rahim / uterus dan menjaga keseimbangan hormonal sehingga potensi kehamilan akan meningkat.
Rekomendasi nutrisi penunjang untuk kasus ini adalah ::

1. VOMEIGEN untuk mencukupi kebutuhan Kolagen pada dinding rahim sehingga tetap elastis dan berfungsi optimal sebagai tempat pembuahan.

2. NEUVEN memiliki efek stem cell dari Phytochemical yang terdapat pada ekstrak apel / Malus domestica dan ekstrak anggur / Solar vitis untuk mengoptimalkan fungsi otak sebagai pusat pengendali hormonal.

Penggunaan nutrisi penunjang dapat dilakukan bersamaan dengan tindakan operasi.

Jika seluruh program di atas dilakukan dengan konsisten dan secepatnya maka potensi kehamilan dapat terjadi pada tahun pertama setelah tindakan operasi pembukaan saluran tuba.

~ dr. Siswanto David
Herbal Bio Entropy Energy (bee)


untuk layanan konsultasi promil dan pemesanan produk Herbal BEE

di seluruh indonesia bisa hubungi :

WA : 0831-3870-8004